Sabtu, 11 Januari 2014

Pengaruh Harga Diri Anda Pada Harga Diri Anak

Berikut ini ada sebuah kesalahan lagi menanti Anda : Apabila harga diri Anda rendah, demikian pula harga diri anak Anda !.  Hampir tidak mungkin anak akan memiliki harga diri rendah apabila harga diri Anda tinggi.

Untunglah, tidak semua sia-sia.  Apabila Anda dapat meningkatkan harga diri Anda, maka ada kemungkinan anak akan berbuat seperti itu juga.  Apabila anak melihat Anda berupaya memperbaiki harga diri Anda, maka ia lebih terangsang untuk mendapatkan harga diri yang tinggi.

Jumat, 10 Januari 2014

Cara Mengetahui Bahwa Harga Diri Anda Sebagai Orang Tua Cukup Baik

Tulisan ini tidak akan menolong Anda meningkatkan harga diri Anda seluruhnya.  Namun  ada beberapa prinsip disini yang dapat membantu Anda hidup lebih baik, tetapi Anda harus mengejarnya sendiri.    Apabila Anda dapat menaikkan sedikit saja skala dari semua ini, maka Anda akan merasa lebih baik secara keseluruhan.

Kamis, 09 Januari 2014

Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak : Kehidupan Keluarga Seringkali Terasa Kurang Menyenangkan

Peran orang tua dalam mendidik anak agar dapat meningkatkan harga diri anak sangatlah penting.  Apabila harga diri orang tua tinggi maka demikian pula sang anak, dan sebaliknya.  Telah dibahas pada artikel sebelumnya bahwa cara terbaik untuk meningkatkan harga diri Anda adalah mencari lebih banyak pengalaman yang memberikan kenyamanan dan kepuasan.  Bagi orang tua, hal itu berarti meningkatkan kepuasan yang didapatkan dari peran sebagai orang tua dan kehidupan keluarga pada umumnya.

Namun masalahnya kehidupan keluarga seringkali terasa kurang menyenangkan.  Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menghambat orang tua mendapatkan kepuasan dari perannya sebagai orang tua dan kehidupan keluarga :

·         Semakin banyaknya jumlah kedua orang tua yang harus bekerja agar dapat hidup layak.  Orang tua yang bekerja keras tentunya menginginkan rumah menjadi tempat yang nyaman dan dapat menghilangkan segala kepenatan dan stres setelah seharian mencari nafkah.

·         Semakin banyak keluarga dari agama, suku, ras dan latar belakang kebudayaan yang berbeda disatukan menjadi satu keluarga.  Orang mencoba menciptakan keluarga yang tidak mempunyai konteks budaya.  Hal ini relatif sukar dilaksanakan.

·         Bertambahnya jumlah perceraian, rumah tangga berorang tua tunggal, pasangan belum menikah yang tinggal serumah, masalah minuman keras dan obat bius, dan timbulnya penyiksaan pasangan dan anak menunjukkan bahwa banyak orang tidak memahami apa yang dibutuhkan untuk menciptakan situasi keluarga agar berhasil.  Hal ini disebabkan karena masyarakat kita berurusan dengan generasi kedua dan ketiga dari keluarga berantakan beberapa tahun yang lalu.

·         Kehidupan keluarga selalu merupakan faktor yang konservatif dalam masyarakat yang mempertahankan tradisi dan lambat perubahannya.  Dalam masyarakat yang cepat berubah dan mengikuti segala yang terbaru, kehidupan keluarga bukanlah prioritas utama.  Kita membicarakannya dan mensahkan undang-undang yang melindunginya.  Tetapi kehidupan keluarga selalu berkaitan dengan perasaan, sulit mengaturnya dalam hubungan konkret.

Pada garis besarnya : kepuasan dan didapatkan dari kehidupan keluarga selalu tergantung pada pengulangan pengalaman yang  telah diketahui dan telah menghasilkan kenyamanan dan kepuasan.  Keluarga yang tidak mempunyai latar belakang memenuhi tradisi keluarga harus menciptakan sumber kepuasan baru bagi keluarganya.

Kunci Menuju Kepuasan
Agar dapat merasakan kepuasan diri sebagai orang tua, ada beberapa perasaan dasar yang seharusnya Anda perjuangkan, yaitu :

·         Anda harus merasa yakin bahwa anak Anda aman dan sehat
·         Anda harus merasa bahwa orang lain menghargai Anda sebagai orang tua
·         Anda harus bebas dari kecemasan yang berlebihan
·         Anda harus merasa bahwa anak Anda mencerminkan sumbangan Anda pada keberhasilannya

Penilaian Anda terhadap apa yang Anda lakukan sebagai orang tua berkaitan langsung dengan harga diri Anda.  Kuncinya adalah besarnya kepuasan yang Anda dapatkan dari menjadi orang tua, yang berkorelasi langsung dengan kemampuan Anda mencapai kepuasan.


Hanya sedikit yang dapat diperbuat orang lain untuk memperbaiki harga diri Anda kecuali apabila Anda bersedia ikut ambil bagian di dalamnya.  Harga diri Anda berada di tangan Anda sendiri, bukan di tangan anak Anda.  Oleh sebab itu, kepuasan yang Anda peroleh sebagai orang tua tergantung Anda dan bukan orang lain.  Orang tua yang lebih baik menerima tanggungjawab untuk memperbaiki harga diri mereka sendiri.  Peran orang tua dalam mendidik anak  sangat berpengaruh, karena anak  Anda akan mendapatkan manfaat yang besar dari tindakan tersebut. Sesungguhnya,harga diri anak akan meningkat bersamaan dengan harga diri Anda.

Cara Mendidik Anak Sejak Dini : Meningkatkan Harga Diri

Cara mendidik anak sejak dini yang patut dilakukan oleh orang tua salah satunya adalah memiliki harga diri yang tinggi.  Harga diri adalah masalah yang rumit dan populer; tetapi dalam berperan sebagai orang tua, hal ini menjadi fakta yang sederhana, apabila Anda tidak memiliki harga diri tinggi, anak Anda juga tidak akan memilikinya.

Sudah sepantasnya apabila sebagian besar orang tua yang baik memprihatinkan harga diri anak dan berbuat apa saja untuk memperbaikinya.  Untuk memperbaiki harga diri anak, umumnya orang tua harus terlebih dahulu berbuat sesuatu bagi harga diri mereka sendiri.   Sebenarnya tidak demikian.  Apabila Anda dapat meningkatkan harga diri Anda sedikit saja, berarti harga diri Anda cukup baik.  Dan apabila Anda seperti kebanyakan orang dewasa yang harga dirinya tidak begitu tinggi, melakukan sesuatu bagi diri sendiri dampaknya terhadap diri anak akan sungguh dramatis.

Apakah Itu Harga Diri ?

Ada yang mendefinisikan harga diri adalah “pengalaman menjalani hidup dengan perasaan nyaman dan puas”.  Kenyamanan dan kepuasan adalah perasaan yang sangat menyenangkan.  Definisi di atas tidak menyebutkan tentang menyukai diri yang positif, karena orang yang banyak merasakan kenyamanan dan kepuasan tidak memikirkan apakah ia menyukai dirinya sendiri.  Ia sibuk menyukai orang lain, benda dan tempat yang berinteraksi dengannya.

Orang dengan harga diri rendah cenderung lebih sering memikirkan mengapa ia merasa sedih, sedangkan orang yang memiliki harga diri tinggi memikirkan hal lain yang dapat menyenangkan dirinya.

Harga diri adalah pengalaman yang nyaman dan memuaskan, situasi batin yang nyaman dan konteks emosional yang merupakan asal dari tindakan penuh keyakinan.  Cara terbaik untuk meningkatkan harga diri Anda adalah mencari lebih banyak pengalaman yang memberikan kenyamanan dan kepuasan.  Bagi orang tua, hal itu berarti meningkatkan kepuasan yang didapatkan dari peran sebagai orang tua dan kehidupan keluarga pada umumnya.  Dalam hal cara mendidik anak sejak dini ini peran orang tua sangat diperlukan untuk meningkatkan harga diri anak.


Banyak orang tua yang tidak mendapatkan banyak kepuasan dari kehidupan keluarga.  Orang tua yang lebih baik adalah orang tua yang benar-benar membuat anak mampu merasakan kepuasan seperti ini juga.  Ada banyak sebab mengapa orang sulit mendapat kepuasan dari kehidupan keluarga.  Untuk membahas semua penyebabnya diperlukan sebuah buku tebal, padahal banyak buku telah mengulas hal tersebut.

Rabu, 08 Januari 2014

Hadiah Anak : Sesuatu Sebagai Imbalan Dari Yang Lain

Hadiah anak atau imbalan atau sesuatu ditukar dengan sesuatu, adalah aturan yang baik untuk dimiliki dalam bisnis dan kehidupan pribadi.  Terlalu banyak orang yang tidak mengetahui bahwa setiap penerimaan mengharuskan adanya pemberian.  Banyak orang yang tidak mengetahui cara meminta apa yang mereka perlukan karena tidak yakin akan kemampuan mereka menjaga agar segala sesuatu berlangsung wajar dan layak dengan orang lain.  Banyak orang yang tidak yakin akan mendapatkan sumber daya yang dibutuhkannya untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.

Anak yang belajar membalas suatu bantuan mendapatkan keterampilan yang sangat bermanfaat.  Hal itu adalah satu sifat penting yang diperlukan untuk belajar bertanggung jawab.  Anak tidak mempelajari tanggung jawab dari belajar mengerjakan hal yang dibencinya.

Kesediaan memikul tanggung jawab adalah didasarkan atas pengalaman seseorang sewaktu muda yang mendapatkan kepuasan dari berbuat demikian.  Sumber kepuasan utama seorang anak adalah kenyamanan yang dirasakannya dalam hubungan antar manusia yang berjalan dengan baik.  Hubungan antar manusia yang terpenting adalah hubungan antara orang tua dan anak.  Selama seseorang tetap mempunyai kekurangan, sulit baginya untuk mencapai kepuasan hidup.

Kepuasan Anda sebagai orang tua tergantung pada perasaan yang Anda dapatkan sebagai balasan dari apa yang Anda berikan.  Orang tua seringkali merasa gagal bilamana anak mereka egois, egosentris dan tidak mampu membalas bantuan yang dilimpahkan atas dirinya.  Sebagian besar orang tua merasa telah memberi jauh lebih banyak daripada yang mereka terima.  Biasanya, orang tualah yang telah menciptakan situasi ini.

Melakukan sesuatu bagi anak yang sebenarnya mampu dilakukan sendiri tanpa mendapatkan imbalan atau hadiah untuk anak, biasanya menimbulkan rasa bersalah dan kebencian dalam suatu hubungan.   Hanya karena Anda meminta sesuatu sebagai imbalan sewaktu mengerjakan sesuatu bagi anak Anda bukan berarti bahwa Anda adalah orang tua yang egois.  Sebaliknya,  Anda memperlihatkan kepada anak bagaimana “memberi dan menerima” berlangsung dalam kehidupan nyata.


Menjadi orang tua hanyalah salah satu peran yang Anda bawakan selama malang melintang dalam hidup.  Kita perlu merasa yakin bahwa menjadi orang tua bukanlah beban yang membuat kita melupakan hal lain yang harus dikerjakan dan merupakan bagian dari kewajiban kita sebagai manusia.

Pendidikan Anak : Seni Mengadakan Persetujuan

Pendidikan anak tidak hanya dalam hal pendidikan formal, namun juga pendidikan informal, yang pengaruhnya sangat besar dalam pembentukan kepribadian seorang anak.  Banyak pendidikan informal yang harus diajarkan orang tua kepada anak, seperti bagaimana mengajarkan tentang kejujuran, bersosialisai, berempati, bekerjasama, dan lain sebagainya. Dan salah satunya adalah bagaimana cara berperilaku yang pantas, yaitu dengan mengadakan persetujuan.

Semua menyukai orang yang tahu membalas budi, menepati janji, memenuhi kontrak dan umumnya menjaga riwayat hidupnya secara wajar dan pantas.  Anak harus mempelajari semua ini yang tidak datang secara alami.

Dengan memiliki panutan dari perilaku etis yang baik, anak lebih mudah mempelajari semua keterampilan yang kompleks tersebut.  Orang tua yang baik biasanya mempunyai standar etika yang tinggi.  Orang tua yang baik mengadakan persetujuan dengan anak mereka untuk mengajarinya cara berperilaku yang pantas.

Membuat persetujuan dengan menjanjikan akan melakukan sesuatu sebagai imbalan dari apa yang dikerjakan anak bagi Anda sama seperti mempertaruhkan kredibilitas Anda.  Kredibilitas Anda diukur dari bagaimana Anda menepati janji.  Dengan membuat persetujuan semacam ini Anda memberinya pelajaran yang penting bagi masa depan anak selanjutnya.  Persetujuan semacam ini juga menciptakan persamaan antara orang tua dan anak, sehingga anak merasa ikut ambil bagian dalam proses menjadi dewasa yang wajar dan dapat dipahami.

Tidak semua hal diantara orang tua dan anak harus dibuat persetujuan.  Hal itu akan tidak masuk akal, karena sebagian besar tanggung jawab bersama terbentuk dalam hubungan itu sendiri.  Sebagian besar kesempatan untuk membuat persetujuan berkisar pada tugas rumah tangga sehari-hari, pekerjaan rumah, pembebasan dari suatu aturan dan meringankan anak dari tugas yang berat, seperti mengantarkannya ke tempat dimana ia dapat naik kendaraan umum atau sepeda.

Persetujuan terbaik adalah persetujuan yang menjadikan suatu tugas tidak begitu menyerupai pekerjaan, membebaskan anak dari kebutuhan membuat rencana dan mengambil keputusan.  Namun demikian, saling menolong dapat memiliki dampak negatif, baik anak maupun orang tua mungkin mengembangkan rasa tidak suka terhadap bantuan dan menyalahgunakannya.

Anda tidak perlu membuat persetujuan setiap kali melakukan sesuatu bagi anak.  Hal itu ibarat menguras kantong untuk setiap pertolongan kecil yang Anda lakukan satu sama lain.  Membuat persetujuan yang paling baik adalah apabila pertolongan satu sama lain menjadi tidak seimbang.

Beberapa anak lebih banyak menolong orang tua daripada balasan yang mereka terima.  Sedangkan sebagian besar orang tua mungkin berbuat lebih banyak untuk anak dibanding yang mereka lakukan untuk orang tua.  Oleh karenanya mulailah membuat persetujuan.

Beberapa Pedoman Membuat Persetujuan Dengan Anak
·         Mengharapkan sesuatu yang benar-benar Anda butuhkan sebagai imbalan atau bantuan yang sesungguhnya, bukan tugas yang disenangi anak.  Menerima pa saja yang mau dilakukan anak memberi kesan bahwa Anda tidak bersungguh-sungguh.

·         Hindari persetujuan “ex post facto”, seperti “kemarin kamu saya antarkan ke rumah temanmu, sekarang kamu harus melakukan sesuatu untuk saya”.  Hal ini akan membuat anak merasa bersalah dan bukan merupakan persetujuan.

·         Suruhlah anak dengan cepat dan segera memenuhi tugasnya yang menjadi bagian dari persetujuan.  Apabila terlalu lama, apa yang telah ditetapkan dalam persetujuan akan terlupakan dan menyimpang.  Anak merasa ia telah berhasil meloloskan diri dari tugas tersebut dan Anda sendiri merasa telah mendapatkan imbalannya.
·         Bilamana anak melakukan sesuatu yang menyenangkan Anda tanpa berusaha mengadakan persetujuan (hal itu adakalanya terjadi), janganlah lupa membalas pertolongannya tanpa komentar dan secepat mungkin.


·         Jagalah agar anak mau bertanggung jawab atas persetujuan yang dibuatnya tanpa menghukumnya apabila ia tidak menunaikan bagiannya.  Sebaiknya konsekuensinya berupa penolakan Anda untuk membuat persetujuan lain dalam waktu dekat.  Batasi kesediaan Anda membantu anak yang tidak mau membalas budi.

Selasa, 07 Januari 2014

Mendidik Anak Disiplin : Membuat Anak Mau Bekerja

Mendidik anak disiplin bukanlah hal yang mudah.  Salah satu hal yang dipermasalahkan orang tua dan anak adalah membuat anak berhenti bermain (sesuatu yang dilakukannya karena disukainya), dan mulai bekerja (sesuatu yang kita perintahkan kepadanya tanpa memandang perasaannya).  Membantu anak melalui transisi ini tanpa perasaan menderita adalah keterampilan yang tampaknya harus dimiliki orang tua yang lebih baik.

Kesediaan untuk bekerja dan kapasitas kita untuk mencapai kepuasan dari pekerjaan tersebut tergantung pada perasaan kompeten yang kita rasakan terhadap tugas tersebut.  Anak yang merasa kompeten tidak berkeberatan bekerja bilamana ia diharapkan bekerja.  Bagi anak seperti ini, meningkatkan kemampuan dianggapnya sebagai permainan sesuai dengan perjalanan waktu, dan kesediaannya menghadapi tantangan baru diperoleh karena sebelumnya ia pernah menghadapi tantangan dan berhasil.  Hal ini berlaku bagi anak yang masih kecil, juga orang dewasa.  Jumlah tantangan yang telah diatasi anak kecil lebih sedikit dibanding sebagian besar orang dewasa.

Anak yang dulunya suka duduk di atas mesin penghisap debu sewaktu ibu atau ayahnya sedang membersihakn rumah menjadi anak yang dengan sukarela membersihkan rumah dengan mesin penghisap debu ketika ia lebih besar.  Permainan berubah menjadi pekerjaan.

Anak yang tinggal bersama orang tua yang menganggapnya tidak kompeten, maka kesediaannya untuk bekerja akan terpengaruh oleh anggapan bahwa ia tidak dapat mengerjakannya dengan baik.  Selain itu, apabila anak tersebut telah sejak awal diharapkan untuk mengerjakannya sebaik orang dewasa, ia tidak akan pernah mencapainya tanpa berjuang keras.

Lebih mudah mengajar anak bekerja apabila Anda menganggapnya kompeten.  Hal ini membuat anak menganggap dirinya kompeten.  Anak yang menganggap dirinya kompeten berani mengambil resiko, yang merupakan anugerah bagi sebagian orang tua, dan merupakan hukuman bagi sebagian besar orang tua yang lain.


Motivasi mereka untuk meningkatkan kemampuannya sangat besar, oleh sebab itu ia melakukan tugas baru dengan mudah.  Baginya, batas antara permainan dan pekerjaan tidak jelas, berkat upayanya ia telah belajar meraih keberhasilan.  Ia mempercayai kemampuannya mengatasi hambatan tanpa harus cepat-cepat meminta bantuan orang tua.