Sabtu, 28 Desember 2013

Kiat Mendidik Anak : Jika Semuanya Tidak Berhasil, Tertawalah !

Kiat mendidik anak salah satunya adalah milikilah rasa humor yang besar.  Orang tua yang lebih baik biasanya memiliki rasa humor yang besar.  Apabila Anda ingin menjadi orang tua yang lebih baik, Anda perlu mencari “tempat yang dapat digelitik secara emosional”.  Itu berarti menghadapi  kemalangan dengan tertawa meskipun hal itu menyakitkan.  Penting bagi Anda untuk tidak menganggap terlalu serius suatu perebutan kekuasaan, karena sikap seperti itu akan mempersulit Anda mendapatkan jalan keluarnya.

Tertawa mempunyai kaitan khusus dengan perebutan kekuasaan.  Perebutan kekuasaan membuat perasaan nyaman yang terdapat pada hubungan orang tua dan anak hilang.  Perebutan kekuasaan cenderung menyerap habis semua perasaan nyaman yang ada di dalam rumah.  Untuk memulihkan keadaan kesediakala sungguh sulit.  Ada keluarga yang tidak pulih kembali, mereka terperangkap dalam lingkaran perebutan kekuasaan yang nampaknya tidak pernah berakhir.

Tertawa itu sehat.  Tetapi kita diajarkan untuk tidak menertawakan anak, terutama ketika ada sesuatu yang serius.  Anak tidak suka ditertawakan oleh orang tuanya, namun ia lebih menderita jika orang tuanya tidak memiliki rasa humor dan tidak dapat mengendalikannya.  Bisa jadi tertawa ditengah perebutan kekuasaan akan lebih baik daripada Anda terlibat dalam perebutan kekuasaan yang tidak pernah berakhir.

Salah satu alasan mengapa banyak sekali orang menyukai film aktion yang mengandung humor, yaitu karena mereka menyukai adanya sesuatu yang menyenangkan dibalik tekanan.  Jagoan sejati mempunyai keberanian semacam ini.  Tertawa dalam menghadapi kesulitan.

Milikilah kata terakhir tersebut disaat menghadapi situasi antara hidup dan mati.  Janganlah kehilangan pengendalian diri, ini adalah salah satu kiat mendidik anak. Perlunak kenyataan dengan ironi.  Hal itu merupakan sesuatu yang baik.  Tetapi tidak ada satupun yang dapat dibandingkan dengan stres yang dirasakan orang tua sewaktu terperangkap dalam perebutan kekuasaan dengan anak mereka.  Itulah saat keberanian seseorang benar-benar  diuji.

Menertawakan situasi seperti ini menyampaikan pesan kepada anak bahwa Anda masih tetap memegang pimpinan, bahwa Anda dapat mengalahkannya dan tetap berada disana disaat perselisihan selesai.  Anak Anda ingin sekali mengetahui apakah Anda akan berada disitu sewaktu baku tembak kiasan tersebut berhenti.  Apabila Anda tidak tertawa, maka anak tidak dapat sepenuhnya yakin.


Orang tua yang pernah belajar menghadapi perebutan kekuasaan berada di jalan menuju perbaikan.  Menangani perebutan kekuasaan secara kompeten adalah langkah pertama untuk menjadi orang tua yang lebih baik yang merupakan salah satu kiat mendidik anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar