Jumat, 27 Desember 2013

Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak : Menciptakan Pilihan

Peran orang tua dalam mendidik anak salah satunya adalah dengan menciptakan atau memberikan beberapa pilihan kepada anak.  Banyak perebutan kekuasaan terjadi karena orang-orang yang terlibat beranggapan mereka tidak mempunyai pilihan.  Orang tua merasa akan kehilangan kendali, kecuali apabila anak mengerjakan apa yang mereka kehendaki, kapan dan dimana mereka menghendaki anak melakukannya.  

Dalam perebutan kekuasaan nampaknya orang tua seringkali bermaksud mengurangi kekuasaan anak sampai habis.  Anak menolak sepenuhnya sebab ia merasa kompromi seperti itu akan mengurangi kekuasaannya.  Kadang-kadang peranan tersebut terbalik.  Dengan memberi anak beberapa pilihan, orang tua mendapatkan lebih banyak kendali.

Orang yang merasa memiliki pilihan bukannya merasa tidak berdaya.  Anggaplah apa yang diperintahkan kepada anak itu pantas, maka Anda sebaiknya memberikan pilihan kepada anak untuk memutuskan kapan, bagaimana, dan dimana tugas tersebut harus diselesaikannya.

Bilamana anak diijinkan, diberi dorongan atau diharuskan membuat keputusan yang dapat dilaksanakannya dengan baik, maka rasa memiliki kuasanya akan bertambah.  Bilamana orang memiliki rasa berkuasa yang sehat, ia tidak perlu terlibat dalam perebutan kekuasaan.

Anak biasanya tidak menolak permintaan orang tua.  Ia biasanya menolak bagaimana, kapan atau dimana, melakukannya.  Bilamana ia tidak dapat mempengaruhi semua faktor tersebut, dia akan merusak segalanya.  Pastikan diri Anda menjadi orang tua yang lebih baik daripada orang tua pada umumnya dan memahami bahwa peran orang tua dalam mendidik anak adalah sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian anak.

Berikut bebera saran dalam memberikan pilihan pada anak :

·         “Kau hendak mengerjakannya sekarang atau nanti ?”
·         “Bagaimana kau hendak menyelesaikannya ?”
·         “Apabila tidak sekarang, lalu kapan ?”
·         “Saya tidak peduli berapa lama kau akan menyelesaikannya?”
·         “Kau hendak mandi sekarang atau sepuluh menit lagi ?”
·         “Kau hendak menggunakan alat penghisap debu atau sapu untuk membersihkan lantaimu ?”
·         “Maukah kau melakukannya apabila saya memintanya baik-baik atau haruskan saya berteriak ?”

Ada anak yang membutuhkan pilihan yang sederhana, dengan pilihan tertutup, seperti :”Sekarang atau sepuluh menit lagi ?”, sementara anak lain membutuhkan pilihan yang terbuka, seperti :”Dapatkah kamu memberitahu saya kapan kau hendak menyelesaikan pekerjaan ini ?”. Putuskan sendiri pendekatan mana yang lebih baik bagi anak Anda.

Salah satu kaidahnya adalah anak yang lebih kecil sebaiknya diberi pilihan yang telah ditentukan (tertutup), sedangkan anak yang lebih besar lebih banyak diberi pilihan terbuka.  Anak yang tidak memiliki kepercayaan diri sebaiknya diberi dua atau tiga pilihan, sedangkan anak yang percaya diri sebaiknya mendapat pilihan bebas lebih banyak.  Dalam hal ini peran orang tua dalam mendidik anak sangatlah  besar .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar