Salah satu cara
mendidik anak yang baik yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah berusaha
meninggalkan perebutan kekuasaan. Anda bisa bersembunyi di kamar mandi atau
kamar tidur untuk memperoleh kembali kendali dan menenangkan diri ketika
perebutan kekuasaan tidak terkendali lagi. Mengapa harus Anda yang pergi ke
kamar mandi, dan bukan sebaliknya anak Anda yang disuruh masuk ke kamarnya atau
bahkan ke kamar mandi ? Bagaimana disiplin dan kendali dapat dibina bila Anda
bersembunyi di kamar mandi untuk menghindari pertengkaran dengan anak berusia
tiga tahun ? .
Jawabannya adalah
Disiplin, wibawa dan kendali adalah tugas orang tua yang tidak terlibat dalam
perebutan kekuasaan dengan anaknya.
Pergi ke kamar mandi atau kamar tidur membuat Anda mengkaji semua
tindakan Anda sementara menghindari percekcokan yang mengawali perebutan
kekuasaan yang hebat.
Perebutan kekuasaan
merupakan serangkaian perilaku yang dilakukan karena kebiasaan, maka pergi ke
kamar mandi akan mengubah kebiasaan tersebut.
Tentu saja, apabila Anda terlalu sering melakukannya akan timbul pola gangguan
lainnya. Taktik kamar mandi sebaiknya
tidak terlalu sering digunakan, tetapi Anda perlu melakukannya untuk
menghasilkan perubahan.
Menyendiri di kamar
mandi sebaiknya hanya dilakukan pada kesempatan tertentu. Sebaiknya dicadangkan untuk saat-saat ketika
segala sesuatu membuat Anda frustasi. Di
saat frustasi, marah dan sedih, Anda mulai kehilangan kemampuan bersikap
rasional dan kewibawaan dalam menghadapi anak.
Meninggalkan perdebatan dan pergi ke kamar mandi akan membuat Anda
merasa mempunyai kekuasaan kembali.
Sewaktu mengunci diri
di kamar mandi, Anda menciptakan situasi lain yang tidak jelas. Anak harus puas dengan perilaku baru
ini. Anda mengambil alih segala sesuatu
dan tidak dapat disalahgunakannya supaya Anda marah tanpa manfaat.
Untuk menghidupkan
kembali perebutan kekuasaan tersebut, anak mungkin mencoba melakukan tindakan
baru seperti berteriak marah-marah dan berteriak diluar kamar mandi, mengunci
diri di kamarnya, duduk di tengah lantai dapur sambil menangis atau berlari ke
rumah tetangga dan mengatakan bahwa ibunya sedang marah besar.
Jangan cemaskan hal
itu. Anda sedang tidak berkelahi
dengannya saat itu. Dengan adanya
penghentian permusuhan akan tercipta peluang untuk mengubah pola tersebut. Apabila Anda berubah, maka anak Andapun akan
berubah. Ketika Anda
meninggalkan perdebatan, itu pertanda Anda mampu menguasai diri dan telah melakukan
cara mendidik anak yang baik.
Anak perlu merasa
bahwa orang tuanya mampu menguasai diri, tetapi ia juga cemas apabila mereka
tidak dapat mengendalikan dirinya. Anak
mungkin tidak menghendaki orang tua mengendalikan dirinya, tetapi ia menghendaki
orang tua mengendalikan diri mereka sendiri.
Orang tua yang
terlibat dalam perebutan kekuasaan, cepat marah, melampiaskannya secara tidak
terduga sangat menakutkan bagi anak.
Apabila Anda dapat meninggalkan pertengkaran, itu pertanda bahwa Anda telah
dapat mengendalikan diri. Walaupun anak
mungkin bingung karena Anda terus menerus mengubah aturan main, ia akan merasa
lega sebab akhirnya Anda dapat mengendalikan diri Anda sendiri.
Hal yang harus
diperhatikan dalam strategi kamar mandi antara lain :
-
Pastikan
bahwa Anda telah menyimpan sebuah kunci supaya pintu kamar mandi bisa dibuka
dari luar. Pasanglah sebuah kait atau
grendel sorong di pintu agak ke atas yang tidak dapat dijangkau anak kecil. Hal ini diperlukan jika anak Anda cerdas dan
keras kepala, bisa jadi ia mengikuti cara Anda untuk membuktikan dirinya sebaik
Anda.
-
Jangan
terlalu lama berada di kamar mandi.
Biarkan anak mengetahui bahwa Anda keluar setelah siap.
-
Anda dapat
mengkombinasikan beberapa metode, membahas situasi tersebut dengan humor dan
pada saat bersamaan mengajukan pertanyaan seperti :”Apakah kamu menghendaki
saya masuk kamar mandi untuk menghindari perdebatan, atau kamu yang masuk ?”
Temukan jalan keluar
yang memungkinkan Anda mempertahankan integritas dan menyelesaikan tugas. Salah satu cara mendidik anak yang baik dan menjadi orang tua yang baik adalah, selalu menemukan suatu cara untuk
mengendalikan diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar