Dalam mendidik anak,
orang tua seharusnya memahami tentang adanya kemungkinan perebutan kekuasaan
dengan anak. Perebutan kekuasaan
terjadi karena orang merasa tidak berdaya.
Apabila orang merasa tidak berdaya, maka ia akan berusaha mendapatkan
kembali perasaan memegang kendali.
Perebutan kekuasaan seringkali terjadi apabila ada seseorang dalam
keluarga yang merasa tidak berdaya dalam mendidik anak.
Anak-anak seringkali
merasa tidak berdaya karena mereka tidak diizinkan membuat keputusan sendiri
dan melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan keinginan mereka. Orang tua seringkali merasa tidak berdaya dalam mengatur anaknya, namun rasa
ketidak berdayaan ini tidak terlalu kentara, karena orang dewasa telah belajar untuk
bertindak seakan-akan masih memegang kendali, walau sesungguhnya mereka tidak
berdaya.
Perebutan kekuasaan
selalu berakhir dengan perasaan tidak menyenangkan. Orang tua yang berusaha mengendalikan anak,
akhirnya merasa bersalah karena telah kehilangan kesabaran. Anak akan merasa kesal, sedih, dan memikirkan
cara untuk dapat mengendalikan orang tuanya.
Perebutan kekuasaan ini juga mengakibatkan orang semakin tidak berdaya
dan kehilangan kendali, yang pada akhirnya perebutan kekuasaan ini akan semakin
sering terjadi. Bahkan pada kondisi yang
parah, orang tua dan anak bisa saling membunuh.
Ciri-ciri Perebutan
Kekuasaan
Perebutan kekuasaan
biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
-
Walaupun
tidak ada yang menang, namun motif satu sama lain adalah “jangan sampai
kalah”. Itulah sebabnya perebutan
kekuasaan terus berlangsung.
-
Orang-orang
yang terlibat dalam perebutan kekuasaan biasanya kurang menyadari bahwa yang
mereka lakukan adalah sesuatu yang sia-sia.
Mereka sebenarnya dapat menghentikannya, namun tidak mereka lakukan, dan
masing-masing memiliki perasaan negatif satu sama lain.
-
Biasanya
para orang tua yang terlibat dalam perebutan kekuasaan dengan sang anak melihat
adanya sifat buruk dalam diri si anak yang tidak ia sukai, dan sifat buruk ini
juga terdapat dalam dirinya sendiri, sehingga ia berusaha menghilangkannya.
Cara Mengurangi
Perebutan Kekuasaan
Perasaan tidak berdaya
seringkali telah ada sejak dini dan orang tua yang menderita karena perasan
tersebut biasanya menurunkannya kepada salah satu anak mereka. Bisa jadi anak mewarisi karakter tertentu
dari orang tua yang tidak disukai orangtua.
Untuk mengurangi
perebutan kekuasaan ini sebaiknya Anda bersikap jujur pada anak Anda tentang
apa yang Anda tidak sukai pada diri Anda, dan apabila karakter yang tidak Anda
inginkan ini terlihat pada salah satu anak Anda, berhati-hatilah agar tidak
terperangkap dalam perebutan kekuasaan dengannya.
Salah
satu cara untuk menjadi orang tua yang baik dalam mendidik anak adalah
mengenali diri Anda sendiri, dan mencari tau bagaimana cara menjadi orang tua
yang baik, serta mencari tau hal apa saja yang secara emosional dapat
mendekatkan diri Anda dengan anak-anak Anda.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar