Cara mendidik anak dengan
baik salah satunya adalah
dengan mengajukan pertanyaan yang tepat pada anak agar mendapat tanggapan
rasional dan logis. Orang tua yang lebih suka mengajukan pertanyaan
ketimbang memberi perintah sewaktu terjadi perebutan kekuasaan itu mengubah
aturan tanpa bersikap kasar atau kehilangan pengendalian emosi, dan anak harus
menanggapinya. Ingatlah, ciri suatu
perebutan kekuasaan adalah adanya perilaku berpola tertentu dan dapat
diramalkan.
Ketika Anda mengubah semua aturan tersebut dan mencoba berkomunikasi dengan anak secara baik, berarti Anda menciptakan situasi yang mempunyai berbagai kemungkinan
baru. Cara mendidik anak dengan baik adalah dengan menciptakan beberapa kemungkinan baru untuk
mengatasi perebutan kekuasaan.
Sebagian besar orang tua tidak dapat memikirkan pertanyaan apa saja yang
harus diajukan, terutama bila amarah, perasaan tidak suka dan tidak berdaya
timbul di awal perebutan kekuasaan tersebut.
Tidak terbayang oleh Anda bagaimana Anda mampu mengajukan pertanyaan
yang meyakinkan sewaktu anak membuat Anda tidak berdaya.
Apabila Anda merencanakan terlebih dahulu segala upaya, Anda akan senang
(dan terkejut) melihat hasilnya. Berikut
ini ada beberapa contoh pertanyaan yang dapat Anda gunakan untuk memulai :
-
“Kamu
memilih bertengkar dengan saya atau mengerjakan apa yang Ayah minta ?”
-
“Apa yang
ingin kau peroleh dari bertengkar dengan Ibu ?”
-
“Apa yang
harus saya lakukan jika kamu tidak mengerjakan yang Ayah minta ?”
-
“Dapatkah
kamu membantu Ibu menata meja ?”
-
“Akan kamu
kerjakan sekarang atau nanti ?”
-
“Dimana
kamu hendak membicarakan hal ini, disini atau di dapur ?”
-
“Kalau
kamu tidak mau membantu Ibu , apa yang kamu inginkan tidak Ibu bantu ?”
Perhatikan contoh pertanyaan diatas, tidak
satupun yang menggunakan kata mengapa.
Sebagian besar dari kita tidak mengetahui secara tepat mengapa kita
berbuat seperti itu. Kita tidak mengerti
sedikitpun, dan apabila kita memiliki kosa kata yang baik, kita dapat
menjelaskan perilaku kita sedemikian rupa sehingga tampak masuk akal.
Anak seringkali tidak melakukan sebaik itu,
maka jawaban yang diberikan jelas dikarangnya, yang seringkali terlihat sebagai
kebohongan. Apabila Anda menanyakan apa,
kapan, bagaimana atau dimana, seorang anak akan mempertimbangkannya, mungkin
selama beberapa detik. Memikirkan hal
lain bukan untuk memenangkan perebutan kekuasaan adalah selangkah menuju
tindakan yang tepat.
Ada alasan lain untuk mengajukan
pertanyaan. Pertanyaan menyiratkan bahwa
anak mampu memutuskan atau menentukan pilihan.
Secara tidak langsung hal ini menyatakan bahwa ia mempunyai kuasa untuk
mengendalikan hidupnya. Mengajukan
pertanyaan kepada anak dapat meningkatkan perasaan bahwa ia memiliki kuasa.
Bilamana orang merasa bahwa ia dapat lebih banyak memegang kendali, maka
ia tidak perlu terlibat dalam perebutan kekuasaan sesering itu. Anda dapat menolong anak mendapatkan kembali
perasaan memegang kendali dengan menanyainya untuk menghalangi terjadinya
perebutan kekuasaan. Salah satu cara mendidik anak dengan
baik bilamana
Anda berdua merasa lebih banyak memegang kendali, maka solusinya adalah Anda
dapat membicarakan dengannya dan bukan dengan bertengkar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar